COMPIC

Compic singkatan dari Communication Pictograph, adalah kartu visual bergambar outline dengan tulisan kata di bawahnya dan terdapat kode warna tertentu, gunanya untuk membantu anak memahami konsep suatu kata tertentu. Kode warna dibuat untuk memudahkan anak menyusun kalimat sesuai dengan tata bahasa setempat.
Kenapa outline ? kenapa tidak berwarna ? karena gambar dalam compic untuk mengajarkan konsep suatu objek tertentu di dunia ini, apapun warnanya, apapun bentuknya, apapun variasinya, sehingga kemanapun kartu compic dibawa orang akan memahami gambar apa yang ada di kartu tersebut.

Kode warna pada compic ada :
1. Orange, mewakili kata benda
2. Biru muda, mewakili kata kerja
3. Biru tua, mewakili kata sifat
4. Putih, mewakili warna, bentuk, bagian tubuh
5. Hitam, mewakili kata sambung
6. Merah, mewakili orang, kata ganti orang
7. Hijau, mewakili preposisi

Kode warna pada compic tidak mutlak, bisa diganti sesuai dengan selera. Warna ini kami tentukan untuk mempermudah kami mengingat kode warna tersebut.

Compic berguna untuk :
1. Mengkomunikasikan kebutuhan kepada orang lain
2. Membuat pertanyaan
3. Menjawab pertanyaan
4. Memberikan komentar
5. Menceritakan sesuatu
6. Mendeskripsikan sesuatu
7. Mengungkapkan perasaan
8. Sebagai jadwal harian
9. Alat bantu pengingat suatu aktifitas / sikuen
10. Dll

Sebelum anak bisa berkomunikasi dengan panjang lebar, pertama kita ajarkan anak memahami konsep suatu benda. Ada baiknya kita mengajarkan dengan benda-benda konkrit lebih dahulu sebelum memakai kartu compic. Benda yang kita ajarkan adalah benda-benda yang sehari-hari sering ditemui dan digunakan oleh anak.
Berikut langkah-langkahnya :
1. Klasifikasi identik
2. Matching benda sejenis
3. Matching benda ke foto benda identik dan sebaliknya
4. Matching benda ke foto sejenis dan sebaliknya
5. Matching foto ke foto
6. Matching foto ke compic
7. Visual reseptif (anak mengambil benda yang diminta dengan bantuan compic)
8. Auditory reseptif (anak mengambil benda yang diminta tanpa bantuan compic)
9. Visual ekspresif (anak menjawab pertanyaan menggunakan compic)
10. Verbal ekspresif (anak menjawab pertanyaan secara verbal, jika sudah bisa)

I. KLASIFIKASI IDENTIK
1. Siapkan minimal 10 macam benda identik untuk diajarkan ke anak
2. Taruh 3 benda di depan anak, misalnya sikat gigi, buku, piring
3. Lalu berikan pasangan benda-benda tersebut satu persatu sambil diberi instruksi “samakan !”
4. Anak menyamakan
5. Terapis memberi reward pujian. Lakukan kembali dengan pasangan benda lainnya. Sebaiknya setiap kali benda disamakan, diambil kembali pasangannya supaya anak tidak menghapal benda mana saja yang sudah ada pasangannya.
6. Jika anak kesulitan menyamakan benda identik, kurangi pilihan jawaban sampai dengan 1 benda saja di meja. Secara bertahap tambahkan piliha jawaban jika anak sudah mahir sampai 10 pilihan benda dimeja
7. Generalisasikan perintah maupun penyajian. Jika sebelumnya ditaruh secara beraturan, generalisasikan dengan menaruh benda-benda tersebut secara acak

II. MATCHING BENDA SEJENIS
1. Jika anak sudah mahir dengan klasifikasi identik, lanjutkan dengan menyamakan benda sejenis. Misalnya sendok :
a. Sendok stainless steel besar
b. Sendok plastik kecil
c. Sendok kayu
d. Sendok plastik besar
e. Sendok sayur
2. Sama seperti sebelumnya, latihkan dengan menaruh 3 macam benda di depan anak, contoh sendok, piring, gelas
3. Terapis mengambil sendok lain dan memberikan instruksi “samakan!”
4. Anak menyamakan dengan benda sejenisnya
5. Terapis memberi reward pujian. Lakukan kembali dengan pasangan benda lainnya. Kali ini setiap kali benda disamakan, tidak usah diambil kembali. Pastikan benda yang akan disamakan diberikan secara acak, jangan terpola supaya anak tidak menghapal.
6. Jika anak kesulitan menyamakan benda identik, kurangi pilihan jawaban sampai dengan 1 benda saja di meja. Secara bertahap tambahkan piliha jawaban jika anak sudah mahir sampai 10 pilihan benda dimeja
7. Generalisasikan perintah maupun penyajian. Jika sebelumnya ditaruh secara beraturan, generalisasikan dengan menaruh benda-benda tersebut secara acak

III. MATCHING BENDA KE FOTO BENDA IDENTIK / SEBALIKNYA
1. Siapkan benda yang sudah dipakai di step 1minimal 10 macam benda beserta fotonya untuk diajarkan ke anak
2. Taruh 3 benda di depan anak, misalnya sikat gigi, buku, piring
3. Lalu berikan foto benda-benda tersebut satu persatu sambil diberi instruksi “samakan !”
4. Anak menyamakan
5. Terapis memberi reward pujian. Lakukan kembali dengan foto benda lainnya. Kali ini setiap kali benda disamakan, tidak usah diambil kembali. Pastikan benda yang akan disamakan diberikan secara acak, jangan terpola supaya anak tidak menghapal..
6. Jika anak kesulitan menyamakan benda identik ke foto dan sebaliknya, kurangi pilihan jawaban sampai dengan 1 benda saja di meja. Secara bertahap tambahkan pilihan jawaban jika anak sudah mahir sampai 10 pilihan benda dimeja
7. Generalisasikan perintah maupun penyajian. Jika sebelumnya ditaruh secara beraturan, generalisasikan dengan menaruh benda / foto benda tersebut secara acak

IV. MATCHING BENDA KE FOTO SEJENIS DAN SEBALIKNYA
1. Siapkan benda yang sudah dipakai di step 1minimal 10 macam benda beserta foto benda yang sejenis untuk diajarkan ke anak
2. Taruh 3 benda di depan anak, misalnya sikat gigi, buku, piring
3. Lalu berikan foto benda sejenis tersebut satu persatu sambil diberi instruksi samakan !”
4. Anak menyamakan
5. Terapis memberi reward pujian. Lakukan kembali dengan foto benda sejenis lainnya. Setiap kali benda disamakan, tidak usah diambil kembali. Pastikan benda yang akan disamakan diberikan secara acak, jangan terpola supaya anak tidak menghapal.
6. Jika anak kesulitan menyamakan benda ke foto dan sebaliknya, kurangi pilihan jawaban sampai dengan 1 benda saja di meja. Secara bertahap tambahkan pilihan jawaban jika anak sudah mahir sampai 10 pilihan foto benda dimeja
7. Generalisasikan perintah maupun penyajian. Jika sebelumnya ditaruh secara beraturan, generalisasikan dengan menaruh foto benda tersebut secara acak

V. MATCING FOTO KE FOTO
1. Siapkan foto benda minimal 10 macam foto benda, masing-masing 4 jenis yang berbeda
2. Taruh 3 foto benda di depan anak, misalnya foto sikat gigi, buku, piring
3. Lalu berikan foto benda sejenis tersebut satu persatu sambil diberi instruksi samakan !”
4. Anak menyamakan
5. Terapis memberi reward pujian. Lakukan kembali dengan foto benda sejenis lainnya. Setiap kali foto disamakan, tidak usah diambil kembali. Pastikan foto benda yang akan disamakan diberikan secara acak, jangan terpola supaya anak tidak menghapal
6. Jika anak kesulitan menyamakan foto benda, kurangi pilihan jawaban sampai dengan 1 foto benda saja di meja. Secara bertahap tambahkan pilihan jawaban jika anak sudah mahir sampai 10 pilihan foto benda dimeja
7. Generalisasikan perintah maupun penyajian. Jika sebelumnya ditaruh secara beraturan, generalisasikan dengan menaruh foto-foto benda tersebut secara acak

VI. MATCHING FOTO KE COMPIC
1. Siapkan foto benda dan compicnya
2. Taruh 3 compic benda di depan anak, misalnya compic sikat gigi, buku, piring
3. Lalu berikan foto benda sejenis tersebut satu persatu sambil diberi instruksi “samakan !”
4. Anak menyamakan foto ke compic
5. Terapis memberi reward pujian. Lakukan kembali dengan foto benda sejenis lainnya. Setiap kali selesai menyamakan, ambil kembali foto tersebut, latihkan lagi dengan foto benda lainnya. Pastikan posisi compic yang akan disamakan diacak, jangan terpola supaya anak tidak menghapal
6. Jika anak kesulitan menyamakan, kurangi pilihan jawaban sampai dengan 1 compic saja di meja. Secara bertahap tambahkan pilihan jawaban jika anak sudah mahir sampai 10 pilihan compic benda dimeja

VII. VISUAL RESEPTIF
1. Taruh 3 macam benda atau foto benda di depan anak
2. Perlihatkan compic, misalnya compic piring
3. Beri instruksi “Minta piring”
4. Anak mengambil benda /foto

VIII. AUDITORY RESEPTIF
1. Taruh 3 macam benda atau foto benda di depan anak
2. Beri instruksi “Minta piring”
3. Jika anak tidak merespon, atau salah merespon lakukan No-No-Show (prompt). Prompt dengan cara menunjuk compic piring

IX. VISUAL EKSPRESIF
1. Taruh 3 pilihan compic di depan anak, misal : compic buku, bola, mobil
2. Perlihatkan benda bola, beri instruksi “Apa ini ?”
3. Anak mengambil compic bola dan memberikan ke terapis
4. Terapis berkata “bola “ !

X. VERBAL EKSPRESIF
1. Siapkan 3 pilihan compic di dalam buku compic, misal: compic buku, bola, mobil. Taruh di depan anak dalam posisi tertutup
2. Perlihatkan benda bola, beri instruksi “Apa ini ?”
3. Anak menjawab secara verbal
4. Jika anak masih membutuhkan compic biarkan anak mengambilnya dari buku compic

Oleh : Ayuna Eprilisanti, M.Psi.,Psikolog. Diambil dari postingan penulis di FB Group LRD Member Suar Autisme, 4 September 2020

Scroll to Top